[HOT THREAD TIPS] Menjadi Lawan Bicara Yang Menyenangkan

Ketika berbicara face to face dengan seseorang kita harus terlihat antusias dan harus menunjukkan sebagai partner bicara yang baik dan menyenangkan. Akan tetapi masalah yang sering kita hadapi setiap kali kita bertatapan langsung dengan mata lawan bicara tersebut, seketika itu pula timbul rasa tidak nyaman, grogi dan bahkan salah tingkah.

Menjadi teman berbincang yang menyenangkan bisa dibilang susah-susah gampang. Apalagi dengan orang yang baru dikenal. Itu bukti bahwa tidak semua orang betul-betul menguasainya, walau sebenarnya hampir setiap waktu tak lepas dari aktivitas komunikasi dengan orang lain.

Lalu, bagaimana menjadi teman berbincang yang baik dan menyenangkan? Berikut tips dari The Art Of Conversation yang diberitakan oleh laman Yahoo! Shine:

Continue reading “[HOT THREAD TIPS] Menjadi Lawan Bicara Yang Menyenangkan”

Tumpangan dan Donat

Perempatan Jembatan Tol 2 Bang..”

Baru kali ini saya melihatnya. Perempuan. Dan sekarang ia sudah duduk di belakang saya.
Alhamdulillah, pagi sangat cerah, setidaknya untuk menghangatkan perapian harapannya.
Begitulah sepenglihatan saya.

Ia muda, namun pekerja keras.
“Saya dapat Rp. 5000 untuk menjual habis sekantong ini..terkadang hanya Rp. 2000 bang..”

Mengapa ia melakukannya?? Ah, sedikit sekali.
Dibandingkan jarak yang harus ditempuh?

“Pekan ini kan maulid bang, nenek ingin membuat makanan untuk diantar saat acara di masjid..
Orangtua saya di Ketapang, saya juga bantu bantu nenek untuk makan sehari hari. Kalau tidak terjual, mungkin kami makan seadanya..”

Di usiamu, nasib tak semanis umumnya.
“Saya berhenti kelas 6 SD bang..”

Selepas itu bisu menghijab kami.
Saya pun sibuk: berandai andai.
“Terima kasih, bang..”

***

Hari itu, saya hanya bisa sedikit menolong. Mengantar. Kami bertemu di jalan.
Hati saya menghentikan laju motor saat ia melambaikan tangannya yang tirus. Ia, perempuan usia 14 – 15 tahun membawa sekantung kresek kecil ikan sungai yang telah ditangkap oleh orang lain. Semacam reseller. Lokasi lapaknya, 4 – 5 KM dari tempat kami bertemu. Dan sepertinya ia tak kuasa untuk naik angkutan umum, juga selain karena armadanya yang terlampau sedikit. Ia berkejaran dengan waktu dan wajah neneknya. Fisiknya–mata–yang tak seindah umumnya manusia, membuat orang orang melirik pada kami.

Dan, hari itu juga, senja
Saya bertemu kawan lama. Ikhwah IPB, adik kelas, bersama isterinya.
Setelah berbincang, satu box donat 1 lusin dari gerai franchise terkenal mereka alamatkan pada saya.

Hari itu menjadi teka teki.
Bersyukur? Pasti.

Pontianak | @AditHerry

Android

Perang OS mobile phone semakin marak tahun ini. Salah satu yang diprediksi leading adalah Android OS. Tahun ini, dianggap tahun dimana android akan mulai booming.

Android adalah sistem operasi mobile buatan Google. Android berbasis Linux. Android juga menyediakan platform terbuka bagi para pengembang guna menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam piranti bergerak. Awalnya, Google membeli Android, pendatang baru yang membuat piranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Google sendiri ternyata mempunyai alasan cukup kuat untuk melirik pangsa ini, karena perkembangan teknologi telepon seluler dewasa ini sudah bukan merupakan evolusi lagi, melainkan sebuah revolusi. Babak baru dalam dunia telekomunikasi nirkabel ini terus bergulir dengan cepat. Saat ini aplikasi berbasis Android telah menyentuh angka 100.000 apps.

Jika sekarang seseorang mempunyai PC di rumah, dan notebook untuk ke kantor atau kuliah, serta berkomunikasi melalui telepon seluler. Maka pergerakkan yang kemudian terjadi sekarang adalah, orang mulai berpikir bagaimana menyatukan semuanya dalam satu genggaman.

Rainwater Harvesting a.k.a Memanen Air Hujan

bismillah…

saya sesekali iseng2 mikir kok ya sering banget terjadi banjir di beberapa wilayah indonesia. saya bukan mikir tentang fenomena banjirnya, melainkan banyaknya air langit yang saban musim hujan jatuh sia-sia jadi banjir..kan kayaknya bagus tuh kalau ditampung lalu dipakai untuk keperluan sehari-hari, lumayan bisa menghemat pengeluaran untuk tagihan PDAM, hehe.

suatu saat saya menonton program televisi yang membahas tentang ide menyelamatkan bumi. tayangan ini nggak membahas tentang serangan alien atau kiamat dan horrible disaster lainnya, tapi menampilkan ide-ide kecil yang bisa membuat umur bumi jadi lebih panjang. yup! ecofriendly ideas. kebetulan pas membahas tentang air.

Continue reading “Rainwater Harvesting a.k.a Memanen Air Hujan”

EKO-EDUKASI: PARADIGMA BARU PENDIDIKAN BERMUTU KOLABORASI SISWA SEKOLAH DI PERKOTAAN DAN DI PESISIR DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Aditya Herry Emawan, Asep Rudini Setiawan, Musyawarah Najamuddin,

Ferdian Elnurfajri, Vina Darmawan.

Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK

Kepedulian lingkungan adalah jiwa dari sustainable development (pembangunan berkelanjutan), menjadi karakter yang mampu membuat bangsa ini bangkit dari keterpurukan. Beragam permasalahan banyak berawal dari lingkungan, seperti banjir, red tide, pencemaran minyak, demam berdarah, flu burung dan sebagainya mampu terselesaikan jika karakter ini menghujam kuat di masyarakat. Untuk itu aspek lingkungan merupakan hal penting yang harus ditanamkan sejak dini. Penerapan metode yang efektif di sekolah umum dalam mempelajari sains dan lingkungan memegang peranan penting. Eko-Edukasi sebagai paradigma baru pendidikan lingkungan ketika diimplementasikan diharapkan mampu mengisi kekosongan metode/konsep di sekolah umum. Dengan metode active learning dan learning by doing Eko-Edukasi berhasil mencptakan suasana yang efektif dalam belajar lingkungan. Peserta (SD dan SMP) diajak berpetualang melihat laut, menanam mangrove, snorkeling dan melepas penyu yang dikombinasikan dengan coastal games. Dari respon (kuisioner dan evaluasi) yang ada, dalam diri peserta timbul rasa simpati dan cinta terhadap lingkungan laut, yang kemudian mengarah pada timbulnya rasa peduli terhadap laut. Program ini diharapkan mampu berjalan sustainable walau dengan tempat dan penyelenggara yang berbeda. Penyediaan buku/petunjuk pelaksanaan program Eko-Edukasi untuk sekolah-sekolah dan mengadakan kerjasama dengan lembaga pemerintah adalah salah satu solusi. Yang utama setelah program Eko-Edukasi ini selesai ialah penyiapan event organizer dan penyandang dana agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja.

Kata Kunci : lingkungan, sustainable, metode pembelajaran, laut, Eko-Edukasi

PEMBUATAN PROTOTIPE ALAT SOLAR DRYER BERBASIS TENAGA SURYA HYBRID SISTEM PORTABLE

PEMBUATAN PROTOTIPE ALAT SOLAR DRYER BERBASIS TENAGA SURYA HYBRID SISTEM PORTABLE


Muhammad Iqbal Hanafri, Aditya Herry Emawan,

Eni Kustanti, Evi Lestari Rahayu.

Departemen Teknologi Hasil Perairan,

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Institut Pertanian Bogor

ABSTRAK. Indonesia memiliki potensi sumberdaya pesisir dan laut yang sangat besar. Selain ikan yang melimpah, ada satu biota potensial yang banyak ditemukan di seluruh perairan. Biota itu ialah rumput laut. Pembuatan sebuah alat yang dapat meningkatkan kualitas produksi rumput laut sekarang ini sangat diperlukan, terutama terkait dengan higiene, kadar air,lama pengeringan serta kondisi iklim dan cuaca yang tidak menentu, mengingat permintaan yang besar di dalam maupun luar negeri. Melalui perancangan knock-down (portable) solar dryer berbasis tenaga surya dan energi mekanik (kipas dan kompor) ini rumput laut dapat dikeringkan dengan baik. Alat pengering ini terbuat dari bahan-bahan yang bersifat konduktor serta mempunyai kolektor panas khusus. Selain itu pada alat ini terdapat saluran sirkulasi dan dengan model alat yang tertutup. Pada prinsipnya aplikasi alat ini persis dengan sistem rumah kaca. Uji coba yang dilakukan menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan antara pengeringan alami/terbuka dengan pengeringan solar dryer. Nilai kadar air akhir rumput laut setelah dikeringkan dengan pengeringan solar dryer lebih rendah daripada pengeringan alami. Lalu suhu pengeringan di dalam solar dryer lebih tinggi daripada suhu pengeringan alami. Kelembaban udara relatif lebih rendah pada pengeringan solar dryer daripada pengeringan alami. Ini menunjukkan tngkat efektifitas yang cukup tinggi ketika menggunakan solar dryer daripada menggunakan pengering alami.

Kata Kunci : pengeringan, solar dryer, rumput laut, temperatur, efektif

Conducting LC50 test

Penelitian (uji) dilakukan dalam dua tahap, yaitu uji pendahuluan dan uji utama. Peralatan yang digunakan di dalam penelitian ini antara lain biota uji, media uji,  peralatan kultur seperti akuarium dan gelas piala, alat gelas, alat ukur kualitas air, timbangan, serta wadah uji.
Beberapa lembaga ilmiah di Amerika Serikat telah mengeluarkan beragam metode kerja dalam uji toksisitas akut (LC50). Sebagian besar metode kerja dalam penelitian ini diadopsi dari Standard Method for the Examination of Water and Wastewater (Eaton et al. 1995). Continue reading “Conducting LC50 test”

Menjadi Besar Tanpa Harus Merasa Besar

Teringat saat kuliah dulu…saya menjadi sangat salut dan terinspirasi oleh keberadaan fitoplankton..tahu mengapa?

~~~

Semua tumbuhan hijau dikaruniai ikatan-ikatan kompleks yang membentuk suatu pigmen warna, chlorophyll namanya. So well-known, materi ini mampu mengoksidasi karbon dioksida sehingga menghasilkan oksigen, plus elektron2 yang mereka pakai untuk mensintesis karbohidrat, makannya sendiri. Ukuran penghasilan karbohidrat ini dikenal dengan istilah Produktivitas Primer (PP), dengan satuan gram karbon (C) per meter kuadrat per tahun. Seingat saya, dalam kuliah, di alam ini fitoplankton menjadi kumpulan organisme nomor satu dalam perolehan PP. Continue reading “Menjadi Besar Tanpa Harus Merasa Besar”

Perseteruan DUA Cinta

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya diantara istri-istri dan anak-anak kamu ada yang menjadi musuh bagi kamu.”

Bisakah anda membayangkan bahwa suatu saat, istri dan anak-anak yang anda cintai justru menjadi musuh bagi anda? Mungkin. Mungkin sekali itu terjadi. Pada siapa saja. Karena cintanya pada istri dan anak-anaknya tidak “turun” dari cinta misi, dari cintanya pada Allah. Atau sebaliknya. Jika cinta pada istri dan anak-anak tidak berhasil membawa mereka ke dalam lingkaran cinta misi. Continue reading “Perseteruan DUA Cinta”