bismillah…
saya sesekali iseng2 mikir kok ya sering banget terjadi banjir di beberapa wilayah indonesia. saya bukan mikir tentang fenomena banjirnya, melainkan banyaknya air langit yang saban musim hujan jatuh sia-sia jadi banjir..kan kayaknya bagus tuh kalau ditampung lalu dipakai untuk keperluan sehari-hari, lumayan bisa menghemat pengeluaran untuk tagihan PDAM, hehe.
suatu saat saya menonton program televisi yang membahas tentang ide menyelamatkan bumi. tayangan ini nggak membahas tentang serangan alien atau kiamat dan horrible disaster lainnya, tapi menampilkan ide-ide kecil yang bisa membuat umur bumi jadi lebih panjang. yup! ecofriendly ideas. kebetulan pas membahas tentang air.

ternyata sudah banyak orang di luar negeri sana yang membuat instalasi penampung air hujan. rainwater harvesting nama kegiatannya. i’m so excited to watch this. mereka pakai teknologi sederhana ini untuk menghasilkan air minum, mandi, masak, minum binatang peliharaan, nyuci mobil dan motor, nyiram tanaman, irigasi dan masih banyak lagi! wah coba bayangin fren, kalo semua sumbernya dari PDAM kan pasti bengkak bayarnya..dan kalo dari air tanah, bisa cepet habis sumber airnya. seperti di jakarta, air tanahnya mulai terasa asin asin rasa logam. yayy..pastinya kan nggak bagus buat kesehatan.
![]()
di kampus saya, pernah dicanangkan rainwater harvesting project oleh teman2 himpunan mahasiswa. tapi sayang karena kurang sponsor rencananya hanya bagus di atas kertas saja. padahal kalau mau usaha lebih keras lagi plus putar otak sedikit, kita bisa buat dengan teknologi yang murah dan sederhana. itu kan tergantung kualitas air yang seperti apa yang kita harapkan.
nggak usah pusing teman, untuk skala rumah atau kantor kita bisa memanfaatkan air hujan yang melewati atap bangunan. pertama tama kita siapkan wadah penampungan seperti tandon air atau bak plastik yang dilengkapi kran dan bisa ditutup. ini diperlukan agar air nggak terkontaminasi dari luar wadah. tempatkanlah wadah itu tepat dibawah talang air. kalau nggak punya talang air bisa membuatnya dulu dengan seng atau paralon. ada baiknya sebelum air masuk ke wadah penampung, kita bisa tempatkan filter fisik sederhana untuk mencegah kontaminan ukuran besar-sedang masuk ke penampung dan sekaligus mengurangi kadar keasaman air. bahannya bisa batu koral/kerikil, zeolit, dan/atau busa/kasa. sebaiknya dibuat bertingkat dari mulai ukuran yang paling besar di bagian atas. setelah itu tinggal mengendapkan air yang tertampung selama +/- 24jam untuk mendapatkan kejernihan air yang cukup baik. selesai. bisa dipakai untuk menyiram tanaman, mencuci kaki, mengepel lantai, mencuci mobil/motor. mudah kan?! π
yang paling penting pada akhirnya kita mengetahui kualitas air dengan beberapa parameternya, seperti pH, suhu, bau dan warna. hal ini dilakukan untuk menentukan kegunaan air yang kita tampung, aman untuk digunakan atau tidak. bagaimana cara mengetahuinya? tenang, alatnya banyak dijual dipasaran. jika sudah dapat hasilnya, bandingkan dengan ketentuan pemerintah.
untuk teknologi yang paling murah dan sederhana, teman-teman yang berminat bisa mengadopsi teknologi raindrops karya evan gant. klik disini untuk lebih lengkapnya. jika punya budget lebih dapat membuat filter dan instalasi yang lebih canggih untuk menghasilkan air minum.
baiklah, semoga menginspirasi!
selamat mencoba.
You post interesting articles here. Your blog deserves much more traffic.
It can go viral if you give it initial boost, i know useful service that can help
you, just search in google: svetsern traffic tips
LikeLike